Langsung ke konten utama

Pentingnya Manajemen Waktu bagi Mahasiswa


Pentingnya Manajemen Waktu bagi Mahasiswa

Orang rata-rata tidak mempedulikan waktu yang ada, sementara orang yang bijak menggunakan waktu dengan baik. – Shoppenhauer
ADA pepatah mengatakan, waktu adalah uang. Maknanya, kita tidak boleh membuang-buang waktu karena waktu sangatlah berharga. Meski telah mendengar pepatah tersebut, masih banyak orang yang tidak menggunakan waktunya secara bijak, terutama para mahasiswa.
Di kalangan mahasiswa sendiri kita mengenal kelompok mahasiswa "kupu-kupu" yaitu mereka yang menggunakan waktu hanya untuk pergi kuliah lalu pulang. Ada juga mahasiswa "kura-kura" yaitu mereka yang menggunakan waktu untuk pergi kuliah lalu mengikuti rapat organisasi. Selain itu, kita juga kerap mendengar mahasiswa "kunang-kunang" yaitu mereka yang menghabiskan waktunya untuk pergi kuliah lalu pergi bersenang senang. Sebagai seorang mahasiswa, tentu tidak baik jika kita hanya masuk ke dalam salah satu tipe tersebut. Seharusnya waktu yang kita miliki dapat digunakan untuk aktif dalam perkuliahan, berorganisasi dan bersosialisasi dengan masyarakat.

Dan untuk menjadi mahasiswa berkompeten dalam ketiga hal tersebut, maka kita membutuhkan manajemen waktu yang tepat dan bijaksana. Hal ini penting karena waktu tidak dapat kembali ataupun diputar untuk kedua kalinya. Hal terpenting dari mengelola waktu bukanlah bagaimana kita membuat perencanaan waktu yang kita miliki, namun juga melihat hasil yang dapat kita capai dari manajemen waktu tersebut.
Berikut adalah hal yang dapat kita lakukan dalam manajemen waktu:
1. Buatlah jadwal harian
Kita dapat membuat tabel yang berisikan seluruh kegiatan dari pagi hari hingga malam hari beserta alokasi waktunya. Berikan fokus pada hal-hal yang penting telebih dahulu. Kita bisa menuliskan jadwal harian ini pada sebuah buku khusus atau memanfaatkan gadget kita. Menuliskan jadwal harian pada gadget dapat menjadi pilihan yang baik, karena di mana pun dan kapan pun kita dapat dengan mudah melihat jadwal yang telah dibuat.
2. Waktu yang realistis
Ketika menyusun waktu kegiatan, pastikan alokasi waktu tersebut realistis. Misalnya, jangan menuliskan waktu belajar selama 15 menit karena hal itu tidak mungkin dilakukan. Alangkah lebih baik jika kita menuliskan waktu belajar selama 30-60 menit. Menyusun waktu yang tidak realistis akan membuat jadwal harian kita menjadi kacau.
3. Dahulukan kepentingan utama
Ada kemungkinan jadwal yang telah kita buat tidak dapat kita penuhi semuanya. Guna mengantisipasinya, buatlah kolom keterangan pada jadwal harian kita untuk menentukan prioritas utama. Berikan tanda P untuk hal yang penting, tanda M untuk hal yang mendesak, dan TM untuk hal yang tidak mendesak. Dengan begitu, kita dapat menyelesaikan hal yang paling penting terlebih dahulu.
4. Fokus dan konsisten
Keberhasilan memanajemen waktu tidak hanya diukur dengan bagusnya jadwal yang kita buat, namun yang lebih terpenting adalah tindakan kita. Menjalankan perencanaan tidaklah semudah kita menuliskannya. KIta akan menghadapi berbagai hambatan dalam memenuhi semua jadwal tersebut, seperti teman yang mengajak pergi di saat kita seharusnya belajar. Di sinilah kita harus fokus dan konsisten dengan rencana. Berani mengatakan tidak kepada hal-hal yang dapat mengganggu waktu kita.
5. Tandai hal yang sudah kita lakukan
Berilah tanda centang pada poin-poin yang sudah kita lakukan. Dengan begitu, kita dapat mengetahui apa saja yang telah selesai dan apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Menandai kegiatan dapat membantu kita dalam tahap evaluasi.
6. Evaluasi
Evaluasi merupakan hal yang penting, karena pada tahap ini kita dapat melihat hal apa saja yang telah kita lakukan dan apa yang tertunda. Pengevaluasian dapat dilakukan saat malam hari. Hal-hal yang dapat kita pertanyakan dalam mengevaluasi jadwal perencanaan kita yaitu, apakah semua poin yang kita tulis sudah kita lakukan? Jika tidak terlaksana, mengapa? Apa solusi untuk hal hal yang belum sempat terlaksana?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecerdasan Wirausaha

Nama: Diana Nim: 170321100051         ENTREPRENEURIAL QUOTIENT (ENTRE-Q): Kecerdasan Wirausaha Kecerdasan kewirausahaan (entrepreneurial intelligence atau Entre-Q) yaitu bagaimana seorang wirausahawan dapat mengendalikan kehidupannya dengan secara finansial, emosional, sosial dan spiritual baik di masa kini maupun di masa depan. (Muljani dan Nagel, 2013). Kecerdasan wirausaha (entrepreneurial intelligence) bukan sekedar keterampilan membangun bisnis semata, tetapi lebih dari itu adalah sebuah pola pikir dan pola tindak yang menghasilkan kreativitas dan inovasi yang bertujuan untuk senantiasa memberikan nilai tambah dari setiap sumber daya yang dimiliki seorang pemilik IKM. Keempat kecerdasan yang mendukung kecerdasan wirausaha yaitu kecerdasan finansial, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual itulah yang akan mendukung bagaimana seorang wirausahawan mengatur usahanya guna memiliki kinerja yang tinggi. Seorang wiraus...

Puisi Kehilangan

PUISI CINTA: KEHILANGAN KEHILANGAN   Lukas Gentara  Di hadapan malam ini, yang penuh dengan pratanda dan bintang. Untuk pertamakalinya aku merasakan benar-benar kehilangan. Kau! Aku yang kini merasa paling sendiri, paling sepi, paling sunyi, berdiri di tempat paling nyeri. Kehilanganmu seperti kehilangan separuh hidup. Seperti pemain drama linglung di panggung. Lupa nama lupa peran, lupa adegan. Lupa skenario, lupa kembali menjadi diri sendiri. ... Ah, baiklah. Supaya semuanya lekas berakhir maka kupersingkat saja. Memang Aku yang salah... Mengartikan. Kenyataan adalah mimpi yang kosong. Seperti harapan yang berakhir menjadi sebuah lelucon yang tidak lucu.
Budidaya dan Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah Cara Menanam Buah Naga – Panduan cara menanam buah naga sebenarnya bisa Anda dapatkan melului buku pertanian ataupun melalui internet, Karena banyak tulisan tantang cara budidaya buah naga, tetapi terkadang panduan tersebut tidak dibahas secara mendetail. Hal tersebut membuat para pembacanya bingung bagaimana langkah-langkah untuk membudidayakan tanaman ini. Pada artikel kali ini, akan dibahas panduan teknis budidaya buah naga secara lebih mendetail. Buah naga saat ini masuk dalam jenis buah yang banyak digemari di Indonesia, karena buah ini memiliki rasa asam manis yang lezat. Selain itu, buah ini juga memiliki banyak sekali vitamin yang baik untuk tubuh. Buah naga merupakan tumbuhan yang termasuk dalam keluarga kaktus. Buah naga identik dengan buah dari Asia, padahal aslinya tanaman ini berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko. Pada tahun 1870 bangsa Perancis membawa bu...