Langsung ke konten utama

Cara menulis daftar pustaka yang benar beserta contohnya

Cara Penulisan dan Contoh Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar

Muslimedianews.com ~ Daftar Pustaka adalah tulisan yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang berisi nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit sebagai sumber atau rujukan seorang penulis. Daftar Pustaka ada pada semua jenis karya tulisilmiah seperti buku, skripsi, makalah, artikel dan sebagainya.

Penulisan Daftar Pustaka memiliki cara yang baku tetapi tidak mengikat, karena setiap sumber atau karya tulis yang digunakan biasanya beragam. Aturan yang biasanya digunakan sebagai berikut
1. Disusun berdasarkan urutan abjad berturut-turut dari atas ke bawah,
2. Susunannya tidak menggunakan urutan angka dan huruf
3. Jarak penyusunan antara sumber yang satu dengan yang lain biasanya menggunakan jarak spasi
Tujuan Penulisan Daftar Pustaka
  • Ciri khas Karya Tulis Ilmiah.
  • Rujukan, Kajian atau Sumber Ilmu Pengetahuan terkait.
  • Memberikan Kepuasan Batin untuk Penulis, Penerbit dan Sebagainya.
  • Mengetahui kota atau tempat terbit.
  • Membangun Kepercayaan Pembaca.
  • Membantu Pembaca mencari bahan bacaan atau ilmu pengetahun terkait isi karya tulis.
Ada hal-hal yang harus diperhatikan urutan dalam penulisan daftar pustaka, yaitu :
  • Nama penulis
  • Tahun Terbit
  • Judul Buku / Karya
  • Tempat Terbit
  • Nama Penerbit
Bila sudah mengetahui urutan dalam penulisan daftar pustaka, langkah selanjutnya adalah mengetahui tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis daftar pustaka yang baik :
  • Pada penulisan nama, tidak perlu dicantumkan gelar
  • Bagi penulis yang memiliki marga, maka marga tersebut harus ditulis paling depan. Apabila tidak terdapat nama marga, maka penulisan nama tersebut diakhir.
  • Penulisan judul buku atau karya ilmiah menggunakan font italic (cetak miring) pada setiap katanya.
  • Jarak antar sumber diberikan dua spasi.
  • Teknik penulisanya dibedakan tiap sumbernya, apakah dari internet, buku, jurnal atau karya ilmiah lainya. Karena sudah ditetapkan dalam peraturan pemerintah dalam undang-undang menulis daftar pustaka.
 Contoh Penulisan Daftar Pustaka Berdasarkan Sumber Pustaka

1. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Buku

Nama Pengarang (penulisan nama dibalik, misalnya Ali Shodiqin, maka menjadi Shodiqin, Ali). Tahun terbit. Judul buku. Tempat Terbit: Nama Penerbit

a. Contoh Penulisannya Sebagai Berikut:
Shodiqin, Ali. 2008.Antropologi Al-Qur'an: Model Dialektika Wahyu & Budaya. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Maulana, Ahmad. 2016. Mahir Menulis Artikel Ilmiah. Surabaya: Pustaka Al-Hikmah

Al-Anshari, Zakariyya bin Muhammad. 1997. Minhaj al-Thullab fi al-Fiqhi al-Imam al-Syafi'i. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyah
b. Contoh Penulisan Dengan Dua dan Tiga Pengarang :
Nasoetion, A.H., dan Ahmad Barizi. 2000. Metode Statistika. Jakarta: PT. Gramedia.

Sukanto, Rudi, Budi Mulya dan Rangga Sela. 1999. Business Forcasting. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Manajemen Informatika UGM.
c. Contoh Penulisan Tanpa Pengarang:
Depdiknas. 1999. PetunjukPelaksanaan dan Implementasi Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta: Depdiknas.
Divisi SDM. 2005. Company Profile. Jakarta: Citra Van Titipan Kilat.
d. Contoh Penulisan Buku terjermahan, Saduran, atau Sutingan
Wibowo, Herman (Penterjermah). 1993. Analisa Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Erlangga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecerdasan Wirausaha

Nama: Diana Nim: 170321100051         ENTREPRENEURIAL QUOTIENT (ENTRE-Q): Kecerdasan Wirausaha Kecerdasan kewirausahaan (entrepreneurial intelligence atau Entre-Q) yaitu bagaimana seorang wirausahawan dapat mengendalikan kehidupannya dengan secara finansial, emosional, sosial dan spiritual baik di masa kini maupun di masa depan. (Muljani dan Nagel, 2013). Kecerdasan wirausaha (entrepreneurial intelligence) bukan sekedar keterampilan membangun bisnis semata, tetapi lebih dari itu adalah sebuah pola pikir dan pola tindak yang menghasilkan kreativitas dan inovasi yang bertujuan untuk senantiasa memberikan nilai tambah dari setiap sumber daya yang dimiliki seorang pemilik IKM. Keempat kecerdasan yang mendukung kecerdasan wirausaha yaitu kecerdasan finansial, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual itulah yang akan mendukung bagaimana seorang wirausahawan mengatur usahanya guna memiliki kinerja yang tinggi. Seorang wiraus...

Beras Hitam

Tugas Praktikum Kewirausahaan Nama: Diana NIM: 170321100051 Kelas: A Beras Hitam Beras hitam merupakan salah satu ragam dari beras yang mulai banyak dikonsumsi sebagai pangan fungsional karena kandungan antioksidan yang berasal dari antosianin. Beras hitam merupakan kumpulan dari berbagai jenis beras spesies Oryza sativa L., dan beberapa diantaranya dari beras ketan. Beras hitam sendiri mempunyai banyak manfaat dibandingkan dengan beras lainnya. Berdasarkan dari bukti-bukti medis serta kemampuan dalam menyembuhkan penyakit, beras hitam dinobatkan menjadi salah satu biji gandum yang paling sehat di dunia. Berikut berbagai manfaat dari beras hitam: 1. Tinggi kandungan antioksidan Beras hitam tinggi akan kandungan Antocyanin. Kandungan Antocyanin dalam beras hitam merupakan yang tertinggi dibandingkan varietas beras lainnya. Antocyanin mampu mencegah penyakit jantung dan melindungi terhadap segala macam peradangan seperti asma, arthritis, hingga kanker. 2. Menurunkan k...

Pengaruh Budaya dan Kelas Sosial Terhadap Perilaku Konsumen

Nama             : Diana NIM                  : 170321100051 Kelas               : A BUDAYA DAN KELAS SOSIAL A.    Budaya Budaya merupakan pengaruh eksternal yang penting terhadap perilaku konsumen. Budaya merupakan suatu kepercayaan, nilai-nilai dan kebiasaan yang dipelajari seseorang, yang dapat mengarahkan seseorang tersebut dalam menggunakan suatu barang atau jasa. Kepercayaan, nilai-nilai dan kebiasaan itu dapat muncul bila seseorang melakukan interaksi, hubungan dan saling mempengaruhi dalam berperilaku. 1.    Unsur Budaya Budaya memiliki unsur-unsur antara lain a) nilai, b) norma, c) kebiasaan, d) larangan, e) mitos dan f) simbol. Unsur-unsur budaya tersebut dapat mempengaruhi pengonsumsian dalam suatu produk dan jasa. a.    Nilai (Value) ...